Muslimahwahdah.or.id - MAKASSAR, Sebanyak 306 kader Muslimah Wahdah Islamiyah Kabupaten Pinrang mengikuti kegiatan Salam Indonesia: Silaturahim dan Tablig Akbar Muslimah yang mengusung tema "Harmoni untuk Indonesia Berkah". Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Muktamar V Wahdah Islamiyah ini diselenggarakan di Gedung Pola Kabupaten Pinrang, Ahad (2/8/2026) bertepatan dengan 18 Safar 1448 H.
Pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Pinrang dibagi menjadi dua rangkaian, yaitu sesi daerah yang dipandu oleh panitia lokal, kemudian dilanjutkan dengan sesi relay nasional melalui siaran langsung (nonton bersama) dari pusat yang diikuti secara serentak oleh peserta di berbagai daerah di Indonesia.
Pada sesi daerah, kegiatan diawali dengan motivasi tarbiyah yang dipandu oleh Ustadzah Suzianti Syamsul dan Ustadzah Andi Reski. Sejumlah peserta turut berbagi pengalaman tentang manfaat tarbiyah dalam kehidupan mereka. Tarbiyah dinilai tidak hanya menjadi sarana menuntut ilmu, tetapi juga memperkuat hafalan Al-Qur'an, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta membentuk semangat untuk terus berkontribusi sebagai muslimah yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selanjutnya, peserta menyimak pembacaan ayat suci Al-Qur'an dari Surah Al-A'raf ayat 95–100. Pada kesempatan tersebut juga diumumkan dan diserahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah dilaksanakan sebelumnya, di antaranya lomba estafet karet, bisik berantai, dan sundul balon sebagai bagian dari rangkaian Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah.
Memasuki pukul 09.30 WITA, kegiatan berlanjut ke sesi relay nasional yang diawali dengan penampilan Nasyid Medley Daerah Indonesia, kemudian pembacaan ayat suci Al-Qur'an, sebelum memasuki rangkaian sambutan dari para tokoh.
Ketua Harian Wahdah Islamiyah, Dr. Rahmat Abdurrahman, dalam sambutannya menegaskan komitmen Wahdah Islamiyah untuk terus menyebarkan ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan As-Sunnah. Menurutnya, konsep kesehatan yang diusung Wahdah Islamiyah tidak hanya mencakup kesehatan jasmani, tetapi juga kesehatan lingkungan, keluarga, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang sejahtera di bawah ridha Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Sementara itu, Wali Kota Makassar H. Munafri Arifuddin, S.H. yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi, mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama lahirnya generasi bangsa yang berkarakter. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat melahirkan keluarga yang sehat secara jasmani, rohani, maupun ekonomi.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis perwakilan penerima pangan murah sebagai bentuk kepedulian sosial.
Memasuki sesi utama, Ketua Umum Wahdah Islamiyah sebagai keynote speaker Dr. K.H. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A. menekankan pentingnya membangun Indonesia melalui perbaikan individu dan keluarga. Ia mengajak seluruh kader agar tidak meremehkan sekecil apa pun kontribusi yang dapat diberikan dalam perjuangan dakwah.
Beliau menjelaskan bahwa kesehatan yang hakiki mencakup kesehatan hati, jasmani, dan ekonomi. Mengutip sabda Rasulullah ﷺ tentang pentingnya hati sebagai penentu baik dan buruknya seluruh anggota tubuh, beliau menegaskan bahwa kesehatan hati menjadi fondasi utama bagi lahirnya pribadi dan masyarakat yang berkualitas. Menurutnya, hati dapat dijaga melalui kesungguhan dalam beribadah dan istiqamah menghadiri halaqah ilmu.
Usai sesi relay nasional, kegiatan di Pinrang kembali dilanjutkan dengan sesi daerah. Pada sesi ini, diumumkan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba tingkat Kecamatan Paleteang, dilanjutkan dengan penampilan sosiodrama "Sang Murabbiyah", serta tausiah oleh Ustadzah Ida Nasir bertema "Muslimah Pilar Ketahanan Keluarga dan Peradaban".
Dalam tausiahnya, Ustadzah Ida mengingatkan firman Allah dalam Surah Hud ayat 61 bahwa manusia diciptakan untuk memakmurkan bumi. Menurutnya, muslimah memiliki peran strategis sebagai pilar keluarga dan peradaban melalui penanaman adab, akhlak, serta nilai-nilai Islam yang dimulai dari lingkungan rumah tangga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat ukhuwah, pembinaan tarbiyah, dan kontribusi muslimah dalam membangun keluarga serta masyarakat semakin menguat, sejalan dengan cita-cita menghadirkan Indonesia yang harmonis, berkah, dan diridhai Allah Subhanahu wa Ta'ala.
0 Komentar
Belum ada pesan