Muslimahwahdah.or.id - Kendari, Sebanyak 190 peserta dari berbagai wilayah di Kota Kendari menghadiri Gema Majelis Taklim 2026 yang diselenggarakan Unit Dakwah Muslimah Wahdah Islamiyah Kendari. Mengangkat tema “Musibah Menguji Iman, Menguatkan: Jaga Bangsa dari Kehancuran Moralitas”, kegiatan ini dirangkaikan dengan pengukuhan 14 majelis taklim sebagai upaya memperkuat dakwah dan pembentukan akhlak mulia di tengah masyarakat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Muslimah Wahdah Islamiyah Kendari, Ustazah Darmawaty Harimin, S.Si. Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa kehidupan tidak lepas dari cobaan, baik berupa kesulitan hidup, penyakit, maupun kehilangan.
“Setiap ujian kehidupan merupakan momentum bagi seorang mukmin untuk memperkuat iman dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hendaknya kita hadapi dengan kesabaran dan keyakinan, sekaligus menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri dan semakin mendekatkan diri kepada-Nya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya wadah pembinaan bagi kaum muslimah di Kota Kendari.
“Halaqah dirosah dan majelis taklim sangat penting sebagai wadah pembinaan muslimah untuk memperdalam pemahaman agama, mengkaji ayat-ayat Allah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah. Melalui Program Unit Dakwah, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan edukasi dan syiar Islam,” tambahnya.
Pengukuhan 14 majelis taklim se-Kota Kendari menjadi salah satu agenda penting dalam kegiatan ini. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat peran majelis taklim sebagai sarana pembinaan keislaman yang melahirkan muslimah berilmu, berakhlak mulia, dan berkontribusi menjaga moralitas keluarga maupun masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ustazah Dr. Nurnaningsing Hamzah, S.Hut., M.Hut. Ia menjelaskan bahwa ujian kehidupan hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari persoalan pribadi dan keluarga hingga musibah alam dan krisis sosial.
“Allah tidak membebani seseorang di luar batas kemampuannya. Karena itu, musibah hendaknya tidak hanya dipandang sebagai kesulitan, tetapi menjadi momentum introspeksi, memperbaiki amal, dan meningkatkan kualitas ibadah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sikap terbaik saat ditimpa cobaan adalah bersabar dan menggantungkan harapan hanya kepada Sang Pencipta.
“Ujian dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa dan ditinggikannya derajat seorang hamba di mata Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pesannya.
Apresiasi juga disampaikan oleh salah seorang peserta, Dra. Hj. Fauziah Abidin. Ia menilai kegiatan ini memberikan dampak positif bagi keimanan dan silaturahmi antarpeserta.
“Kegiatan Gema Majelis Taklim 2026 ini sangat bermanfaat untuk menambah ilmu agama dan mempererat silaturahmi. Semoga melalui tema Musibah Menguji Iman, Menguatkan, kita menjadi pribadi yang lebih ikhlas, sabar, dan tawakal kepada Allah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Muslimah Wahdah Islamiyah Kendari berharap para peserta dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Pengukuhan 14 majelis taklim tersebut juga diharapkan semakin mengoptimalkan peran dakwah muslimah dalam membangun keluarga yang kokoh, masyarakat yang religius, serta bangsa yang terjaga moralitasnya.
0 Komentar
Belum ada pesan